Ushulutstsalatsah – Dicabutnya Ilmu Dan Munculnya Kebodohan – Ustadz Abu Haidar As-Sundawy

0
1157
ushulutstsalatsah

Kajian Kitab Ushulutstsalatsah adalah kajian rutin yang diadakan di Masjid Umar Bin Khattab, Desa Selacau Kab. Bandung Barat. Kajian ini dilaksanakan setiap hari Senin ba’da shubuh. Disiarkan langsung oleh Rodja 1476 am dan terkadang live pula di Surau TV. Materi disampaikan oleh Ustadz Abu Haidar As-Sundawy.

Pada kesempatan kali ini Ustadz membahas tentang tanda-tanda kiamat kecil, diantaranya adalah : Dicabutnya ilmu dan menetapnya kebodohan.
Sebagaimana kabar dari sebuah hadits yang diriwayatkan oleh imam muslim dan imam bukhari dari annas radhiyallahu’anhu.

مِنْ أَشْرَاطِ السَّاعَةِ أَنْ يُرْفَعَ الْعِلْمُ، وَيَثْبُتَ الْجَهْلُ


Diangkatnya ilmu dan mentapnya kebodohan.

Seperti fenomena yang terjadi saat ini, dimana mereka yang tidak mengusasai bahasa arab, tidak menguasai ilmu tafsir, tidak menguasai ilmu mustolahul hadits, tidak menguasai ilmu ushul fiqih dst. Bahkan Baca Al-quran pun masih banyak yang salah makhrajnya. Kemudian mereka menyampaikan islam hanya dari terjemah al quran dan terjemah hadits dan buku-buku. Lalu mereka menetapkan hukum dengan kebodohan mereka. Maka mereka adalah orang yang sesat lagi menyesatkan.

Yang dimaksud dengan dicabutnya ilmu adalah ilmu syari dan yg dimaksud dicabutnya ilmu bukanlah ilmu itu dihilangkan dari ingatan orang-orang, namun diwafatkannya para ulama.
Dicabutnya ilmu terjadi dengan diwafatkannya para ulama. Dijelaskan dalam hadits dari yang diriwayatkan oleh imam bukhari dan muslim dari ‘Abdullah bin ‘Amr bin al-‘Ash Radhiyallahu anhu. Beliau berkata, “Aku mendengar Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

إِنَّ اللهَ لاَ يَقْبِضُ الْعِلْمَ انْتِزَاعًا يَنْتَزِعُهُ مِنَ الْعِبَادِ، وَلَكِنْ يَقْبِضُ الْعِلْمَ بِقَبْضِ الْعُلَمَاءِ حَتَّـى إِذَا لَمْ يَبْقَ عَالِمًا اتَّخَذَ النَّاسُ رُءُوسًا جُهَّالاً فَسُئِلُوا، فَأَفْتَوْا بِغَيْرِ عِلْمٍ فَضَلُّوا وَأَضَلُّوا.


‘Sesungguhnya Allah tidak mencabut ilmu sekaligus dari para hamba, akan tetapi Allah mencabut ilmu dengan mewafatkan para ulama, sehingga ketika tidak tersisa lagi seorang alim, maka manusia akan menjadikan orang-orang bodoh sebagai pemimpin, lalu mereka ditanya, kemudian mereka akan memberikan fatwa tanpa ilmu, maka mereka sesat lagi menyesatkan orang lain.

Penjelasan lebih lanjutnya, silahkan dengarkan audio berikut.

dapatkan informasi dari Radio Rodja Bandung, melalui :
FB : facebook.com/Rodja.Bandung
Instagram : instagram.com/radiorodjabandung/
Youtube : youtube.com/rodjabdg

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here