Al-Qaulul Mufid ‘ala Kitab Tauhid – Ustadz Abu Haidar As-Sundawy

0
1942
qoul-al-mufid
mahad

Kajian kitab Al-Qaulul Mufid ‘ala Kitab Tauhid adalah kajian kitab rutin yang diadakan di Masjid Darul Ihsan Telkom Corporate Universtiy, Bandung. Disampaikan oleh Ustadz Abu Haidar As-Sundawy, setiap hari jumat pukul 16.30 sampai menjelang maghrib. Kajian ini disiarkan langsung oleh Rodja TV, Rodja Bandung 1476 am dan Rodja Jabodetabek 756 am.

Dipertemuan sebelumnya ustadz telah membahas suudzhonnya orang munafik kepada Allah dengan prasangka jahiliyah.
Seperti yang tertera dalam surat ali imron 154, di pertemuan jumat sebelumnya :

ثُمَّ أَنزَلَ عَلَيْكُم مِّن بَعْدِ الْغَمِّ أَمَنَةً نُّعَاسًا يَغْشَىٰ طَائِفَةً مِّنكُمْ ۖ وَطَائِفَةٌ قَدْ أَهَمَّتْهُمْ أَنفُسُهُمْ يَظُنُّونَ بِاللَّـهِ غَيْرَ الْحَقِّ ظَنَّ الْجَاهِلِيَّةِ ۖ يَقُولُونَ هَل لَّنَا مِنَ الْأَمْرِ مِن شَيْءٍ ۗ قُلْ إِنَّ الْأَمْرَ كُلَّهُ لِلَّـهِ ۗ يُخْفُونَ فِي أَنفُسِهِم مَّا لَا يُبْدُونَ لَكَ ۖ يَقُولُونَ لَوْ كَانَ لَنَا مِنَ الْأَمْرِ شَيْءٌ مَّا قُتِلْنَا هَاهُنَا ۗ قُل لَّوْ كُنتُمْ فِي بُيُوتِكُمْ لَبَرَزَ الَّذِينَ كُتِبَ عَلَيْهِمُ الْقَتْلُ إِلَىٰ مَضَاجِعِهِمْ ۖ وَلِيَبْتَلِيَ اللَّـهُ مَا فِي صُدُورِكُمْ وَلِيُمَحِّصَ مَا فِي قُلُوبِكُمْ ۗ وَاللَّـهُ عَلِيمٌ بِذَاتِ الصُّدُورِ

Kemudian setelah kamu berdukacita, Allah menurunkan kepada kamu keamanan (berupa) kantuk yang meliputi segolongan dari pada kamu, sedang segolongan lagi telah dicemaskan oleh diri mereka sendiri, mereka menyangka yang tidak benar terhadap Allah seperti sangkaan jahiliyah. Mereka berkata: “Apakah ada bagi kita barang sesuatu (hak campur tangan) dalam urusan ini?”. Katakanlah: “Sesungguhnya urusan itu seluruhnya di tangan Allah”. Mereka menyembunyikan dalam hati mereka apa yang tidak mereka terangkan kepadamu; mereka berkata: “Sekiranya ada bagi kita barang sesuatu (hak campur tangan) dalam urusan ini, niscaya kita tidak akan dibunuh (dikalahkan) di sini”. Katakanlah: “Sekiranya kamu berada di rumahmu, niscaya orang-orang yang telah ditakdirkan akan mati terbunuh itu keluar (juga) ke tempat mereka terbunuh”. Dan Allah (berbuat demikian) untuk menguji apa yang ada dalam dadamu dan untuk membersihkan apa yang ada dalam hatimu. Allah Maha Mengetahui isi hati.

Dalam pertemuan ini dibahas dalil ke-2 yang tertera di surat ke al-fath (48) ayat ke 6.

ثُمَّ يُعَذِّبَ الْمُنَافِقِينَ وَالْمُنَافِقَاتِ وَالْمُشْرِكِينَ وَالْمُشْرِكَاتِ الظَّانِّينَ بِاللَّـهِ ظَنَّ السَّوْءِ ۚ عَلَيْهِمْ دَائِرَةُ السَّوْءِ ۖ وَغَضِبَ اللَّـهُ عَلَيْهِمْ وَلَعَنَهُمْ وَأَعَدَّ لَهُمْ جَهَنَّمَ ۖ وَسَاءَتْ مَصِيرًا

Dia mengazab orang-orang munafik laki-laki dan perempuan dan orang-orang musyrik laki-laki dan perempuan yang mereka itu berprasangka buruk terhadap Allah. Mereka akan mendapat giliran (kebinasaan) yang amat buruk dan Allah memurkai dan mengutuk mereka serta menyediakan bagi mereka neraka Jahannam. Dan (neraka Jahannam) itulah sejahat-jahat tempat kembali.

Kebodohanlah yang menyebabkan mereka suudzhon. Bodoh tentang Allah, tentang nama nama Allah dan sifat-sifat Allah dan tentu saja tentang syariatNya.
Pada hakikatnya bodoh adalah seluruh pokok/ pangkal keburukan, lahirnya perbuatan syirik, lahirnya perbuatan bid’ah, lahirnya perbuatan maksiat, syahwat dan syubhat itu seluruhnya lahir dari kebodohan.

Oleh karena itu Muallif mengutip perkataan al-imam ibnul qayyim :
Orang-orang munafikin menyangka ketetapan Rasulullah Shalallahu’alayhi wa sallam akan musnah, akan mengakibatkan kebinasaan dan baik nabi ataupun pasukannya yang pergi ke medan perang uhud tidak akan kembali lagi. dan zhon-zhon yang lainnya. itulah sifat orang-orang munafik, lalu apa balasan dari Allah terhadap mereka ?
1. Allah akan menimpakan keburukan atas mereka
Allah menyatakan, atas merekalah berputarnya keburukan. Mereka akan diliputi keburukan dari segala segi, sebagaimana pusaran yang selalu mengikuti poros pusaran tersebut. Allah akan timpakan keburukan pada mereka.
2. allah akan murka kepada orang-orang munafikin
3. Allah akan melaknat orang-orang munafiki
4. Allah menyiapkan bagi mereka jahannam, sebagai tempat tinggal bagi mereka

untuk penjelasan lebih lanjut, silahkan unduh audio berikut yang direkam pada tanggal 6 Muharram 1438H (07 Oktober 2016)

DOTS

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here